Pesan Jokowi di hari pertama puasa

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Pesan Jokowi di hari pertama puasa "Puasa untuk mencapai derajat taqwa dan menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar." - Joko Widodo

Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat datang Ramadhan 1439 Hijriah kepada seluruh umat Islam yang menjalankan ibadah puasa mulai hari ini. Jokowi perpesan bahwa hakikat puasa adalah untuk meraih ketakwaan dan kesucian jiwa.

"Marhaban yaa Ramadhan 1439 H. Puasa untuk mencapai derajat taqwa dan menjauhkan diri dari perbuatan keji dan munkar," tulis Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam captionnya yang dipantau di Facebook miliknya di Jakarta, Kamis (17/05/2018).

Presiden mendapatkan respons dari postingannya itu secara beragam bahkan mendapatkan "like" dari followernya mencapai hampir 350.000 likes.

Jokowi tampak ingin menyambut Ramadhan pertamanya dengan ibadah lebih khusyuk dan berharap ibadah puasa mampu meningkatkan ketakwaan sekaligus menjauhkan dari perbuatan negatif.

Beberapa follower menyambut baik postingan Presiden dan membalas dengan ucapan serupa.

Misalnya dari akun fanzzfakuy yang menuliskan "Marhaban yaa Ramadhan Pak, semoga bapak disehatkan selalu untuk memimpin negara tercinta ini."

Pada malam hari sebelumnya, Presiden menunaikan ibadah shalat tarawih pertama Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Dalam akun Twitter resminya @jokowi, ia mencuitkan apresiasinya terhadap ceramah yang disampaikan Imam Besar Nasaruddin Umar.

"Tadi Sholat Tarawih pertama Ramadhan di Masjid Istiqlal. Ceramah Imam Besar Prof. Dr. Nasaruddin Umar bagus sekali, kita ambil hikmahnya untuk menjadi pelajaran bagi kita. Intinya beliau mengingatkan kita agar hati2 kemuliaan Ramadan jangan ditukar dengan kepentingan sesaat-Jkw," cuit Presiden sebagaimana tertulis dalam akunnya.

Presiden yang tiba di ruang masjid lantai 2 pada Rabu pukul 18.50 WIB mengenakan baju koko putih, dan sarung berwarna cokelat.

Pejabat yang turut dalam ibadah itu antara lain Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Presiden Moeldoko.

Sesudah memasuki ruangan, Presiden pun menunaikan solat sunnah tahiyatul masjid.

Sementara itu, Al Hafiz Muhasyim bertindak selaku imam shalat tarawih gelombang pertama. Selain itu, Ahmad Husni Ismail menjadi imam solat tarawih gelombang ke-2.

Dalam ceramahnya, khatib menyampaikan tentang pentingnya niat yang sungguh-sungguh dalam menjalani ibadah puasa.

Demokrat tidak sanksi cuitan Andi Arief
Kubu Prabowo komitmen selesaikan kasus pelanggaran HAM Novel Baswedan
Pentingnya pendaftaran hak kekayaan intelektual bagi UMKM
Bawaslu izinkan negative campaign
Pelaku penembakan DPR anggota Perbakin asal Tangsel
Mengapa sniper incar Komisi III?
Politisi Gerindra duga sniper tembak DPR dari Gedung Kompas
Sniper tembak ruangan politisi Gerindra
Neraca perdagangan migas defisit 1,07 miliar dolar
Kesulitan mencintai orang lain
PKS boleh kampanye negatif, Fahri: mungkin Sohibul mau tanggung dosa
OTT KPK di Bekasi terkait suap izin properti
Beda dengan PKS, Golkar larang kader kampanye negatif
Indonesia kecolongan di balapan kedua kelas Underbone Kejuaraan Asia
Ini alasan pembalap Australia ex-Motogp tidak balap di Sentul
Fetching news ...